Percaya

Hati meraung 

Ingin rasanya aku berteriak

Lepas dan bebas 

Mengekspresikan kata tanpa makna 

Melepas semua penat di dada 

Melepas pikiran yang terus bercabang tumbuh 

Argh ... 

Lepas, Ikhlas 

Tahu kah kau dengan siapa sekarang kau berhadapan

Dengan setan yang selalu memoles rasa sakit 

Membuat kau lupa tuhan

Membuat kau lupa arti keikhlasan

Bukankah kau hanya seorang hamba ? 

Hamba tuhan bukan manusia

Kemanakah rasa syukurmu wahai hamba 

Bukankan nikmat Nya tak pernah putus

Kau hanya sedang terbawa arus 

Bukankah pertanggung jawaban mu hanya kepada tuhan 

Setiap langkah baik mu hanya untuk tuhan 

Lantas mengapa harus sakit hanya karena manusia 

Mungkin cinta mu terhadap dunia terlalu berlebihan 

Hingga tuhan memberimu peringatan 

Kepada siapa kau harus melabuhkan cinta

Kepada siapa kau harus melabuhkan pengabdian 

Tak ada alasan untuk terus menebar senyuman 

Semoga tuhan kuatkan

Semoga tuhan jaga hati agar selalu sesuai jalan 

Tuhan hanya mengingatkan

Kepada siapa kau melabuhkan cinta dan pengabdian

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tuan dan Tuhan

Secercah Harapan di Balik Dinding Dapur